Sebelum memulai proyek investasi, studi kelayakan berperan penting untuk menilai potensi keberhasilan dan risiko yang mungkin timbul. Proses ini mencakup analisis pasar, proyeksi keuangan, serta evaluasi teknis dan hukum yang mendalam. Dengan studi kelayakan yang tepat, investor dapat memahami faktor-faktor kunci yang memengaruhi kelangsungan proyek sejak tahap awal.
Selain membantu memastikan investasi berjalan efisien, studi kelayakan juga berfungsi sebagai alat komunikasi yang kuat antara pengembang, pemodal, dan pemangku kepentingan lainnya. Laporan yang komprehensif memungkinkan semua pihak membuat keputusan dengan dasar informasi yang akurat dan realistis. Dalam jangka panjang, perencanaan berbasis studi kelayakan yang matang dapat mengurangi potensi kerugian dan meningkatkan keberhasilan investasi.