Memasuki tahun 2025, sektor properti komersial menunjukkan perubahan signifikan yang dipengaruhi oleh transformasi digital dan pergeseran perilaku bisnis. Banyak perusahaan mulai mengoptimalkan ruang kerja yang fleksibel, ramah lingkungan, dan berorientasi pada efisiensi biaya operasional. Tren ini menciptakan peluang baru dalam pasar properti komersial, sekaligus menuntut pendekatan baru dalam proses penilaian aset.
Para penilai kini tidak hanya memperhitungkan nilai fisik bangunan, tetapi juga potensi ekonomi dari lokasi, keberlanjutan, serta nilai tambah dari infrastruktur digital. Dengan memahami perubahan tren ini, pelaku bisnis dan investor dapat mengambil keputusan investasi yang lebih strategis dan adaptif terhadap dinamika pasar.